0 di keranjang

No products in the cart.

HORAS

Sejarah Menara Pdam Tirtanadi Medan Yang Kita Harus Ketahui

Sejarah menara pdam tirtanadi medan memang tidak bisa lepas dari kota metropolitan keempat terbesar se-indonesia dan menara air ini juga di sebut ikon nya kota medan. Ikon Kotaa Medan ini sebenarnya tak hanya bangunan ny saja tetapi Menara pdam Tirtanadi ini sangat begitu bermanfaat bagi pelosok kota medan karena berguna mengalirkan air bersih pada era pemerintaha kolonial belanda.

Tetapi pada Perubahan zaman juga perkembangan kota medan yang semakin luar biasa pertumbuhan nya semakin memerlukan suply air yang sangat banyak dapat dikatakan tidak mungkin lagi melayani menara air ini yang berdiri kokoh dan megah di kota metropolitan ini.

Saat ini Menara Pdam Tirtanadi ini tidak hanya jadi landmark saja karena sudah sekililing Menara air ini di himpit oleh bangunan yang tampak kurang beraturan di sekeliling nya juga kemacetan yang semakin parah menjadi jadi.

Menara air ini kalau tidak salah di bangun mulai tahun 1896 oleh pemerintah kolonial belanda bernama NV. Water Leiding Maatschappij Ajer Beresih, Nama nya serasa kenal ya? Yup, Karena Kosa kata bahasa belanda sering kita gunakan dalam sehari-sehari seperti Leiding ( air bersih ) dan Ajer Beresih ( air bersih ). Bisa aja nih mimin.. hehe

Pada zaman dahulu menara air ini digunakan sebagai wadah penampungan air untuk masyarakat kota medan, Namun air ini tidak bisa di nikmati semua kalangan. Konon air yang mengalir di menara ini hanya boleh di nikmati kalangan menengah ke atas, para kalangan menengah ke bawah hanya menggunakan air sumur untuk kebutuhan setiap hari nya.

konon Sungai deli ketika era pemerintahan kolonial belanda air nya tidak dapat di katakan layak minum dan mengandung berbagai penyakit yang terdapat di sungai deli tersebut,

Jadi karena alasan tersebut Prof.Dr.H.Durk berasal dari munich (jerman) melakukan riset dan penelitian yang mendalam dan menyebutkan faktor untuk mengurangi penyakit di kota adalah air layak ( bersih ) yang memadai, jadi ketika itu pemerintah kolonial belanda sepakat mendirikan menara air ini karena air sungai deli tidak layak digunakan untuk di konsumsi sehari-hari.

Ketika mau pemasangan survei lokasi di kerjakan oleh Ir.Jan Schotel dari belanda, Arsitek yang sudah lama malang melintang dan terkenal di belanda dalam pembuatan menara air, seperti : Zwolle, Woerden , Gouda, Hengelo dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Kisah Sejarah Istana Maimun

Juga beberapa ahli peneliti di terjunkan untuk mata air ini, yaitu Dr.J.G.C.Vriens, Dr.W.A.Kuenen dan Prof.Dr. H. Durk. Anggaran untuk membuat menara air ini terbilang sangat Fantastis Mencapai 500.000 gulden.

Tapi zaman sekarang menara air ini sudah milik indonesia ( PDAM TIRTANADI ) dan masyarakat kota medan sudah bisa memakai atau menggunakan air yang dari menara ini. Juga Terdapat air yang langsung di minum dekat areal menara air ini.

Alamat Menara Pdam Tirtanadi ini cukup gampang untuk di kunjungi karena letak nya yang begitu strategis yang di persimpangan jl.sisimangaraja 1. Kalau dari soeichi International Hotel sangat dekat sekali. Untuk pergi kesana, kita bisa menggunakan naik betor atau angkutan umum.

Di kota Medan juga banyak menjual kaos medan bertema atau bergambar Menara pdam tirtanadi ini yang bisa kita jumpai di outle2 yang menjual souvenir atau merchandise oleh-oleh medan.

Inilah sejarah menara pdam tirtanadi medan yang perlu kita wajib tahu dan dilestarikan keberadaan Menara air ini.

Tulis Komentar